Malang Kota Seribu Satu Julukan

Tugu Kota Malang
Tugu Kota Malang

MALANG, MALANG DAILY ** Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi JawaTimur, Indonesia. Kota yang berpenduduk lebih dari 900.000 ribu Jiwa ini berada di dataran tinggi yang cukup sejuk dan nyaman bagi penduduk asli maupun pendatang. Terletak 90 km sebelah selatan Kota Surabaya, dan wilayahnya di kelilingi oleh kabupaten Malang serta gunung-gunung tinggi yang terkenal di Indonesia seperti Semeru, Bromo, Arjuna, Welirang dan Penanggungan.

Kota yang memiliki julukan paten Malangkucecwara “Tuhan Telah Menghancurkan Kebathilan”, ini memiliki banyak julukan lain dikarenakan ragam etnis dan kekayaan budaya yang dimiliki. Masyarakat Malang yang dikenal religius, dinamis, kerja keras, lugas dan bangga dengan identitas yang dikantonginya membuat Malang memiliki cirri khusus yang menarik berbagai pihak untuk mengetahuinya. Banyaknya predikat yang disandang Kota Malang justru mampu menjunjung tinggi rasa kebersamaan dan kesetiakawanan terhadap warga Malang yang ada di manapun, seperti yang terlihat di film Punk In Love saat Vino G Sebastian bertemu pedagang di Jakarta.

Sebutan yang melekat pada citra diri Kota Malang tentunya tak asal sebut dan member predikat, seperti halnya dengan predikat “Kota Pendidikan”, banyaknya fasilitas pendidikan yang menunjang dengan di dukung udara sejuk dan segar, sarana transportasi memadai serta suasana Kota Malang yang cocok untuk proses belajar mengajar dan biaya hidup yang terjangkau membuat Malang memperoleh predikat kota pendidikan. Hal ini sangat wajar jika Kota Malang kembali memiliki predikat “Kota Pelajar”, banyak sekali terdapat Universitas Negeri dan swasta di Kota Malang. Ada lima Universitas Negeri di kota malang seperti, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM),Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI), Politeknik Negeri Malang, Politeknik Kesehatan Malang. Sedangkan universitas swasta ternama di Kota Malang seperti, Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), Universitas Merdeka (UNMER), Universitas Islam Malang (UNISMA) dan masih banyak lagi. Hal ini belum terhitung banyaknya Universitas atau Institut yang berada di Kabupaten Malang. Alasan tersebutlah yang menjadikan Kota Malang banyak di datangi para pelajar dari berbagai kota, provinsi dan luar negeri.

Bagi siapapun yang pernah berkunjung ke Kota Malang pasti takan asing dengan pemandangan jajanan kuliner di kota ini, hamper di setiap sudut jalan dan tempat di temui suguhan kuliner dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia ataupun mancanegara. Mulai dari Bakso, Mie, Nasi Goreng, Soto, Steak, Seafood, Kopi, Ice Cream, Chinese Food, Seafood maupun varian makanlainya yang digemari oleh masyarakat asli Malang maupun para pendatang. Anda juga bisa mencoba makanan khas Malang seperti Rawon dan Bakso Malang, oleh karena itu sepatutnya Malang memiliki predikat “Kota Kuliner”. Begitupun dengan buah Apel, siapa yang tak mengenal buah ini. Apel selalu identik dengan Kota Malang, dikarenakan produksi Apel di Malang cukup melimpah yang konsentrasi produksinya berada di Kota Batu dan Desa Poncokusumo. Dari buah Apel itulah muncul varian-varian produk Apel seperti keripik Apel, minuman Sari Apel, manisan dan lainya. Ketika anda haus, pengunjung juga dapat berkunjung ke sentra produksi Susu skala nasional yang terletak di kawasan Pujon Kabupaten Malang.

Kota Bunga, menurut informasi yang kami terima dari salah satu Komunitas Seni di Malang, julukan “Kota Bunga” di berikan kepada Malang karena cita-cita yang merebak di hati setiap warga Malang hingga di tiap sudut jalan dan halaman rumah mereka selalu dihiasi denganbunga yang berwarna warni.

Sejarah, berbicara kerajaan Hindu-Budha zaman dulu tentunya tak lepas dari Kerajaan Singosari, Kerajaan yang terpusat di desa Singosari Kota Malang ini menyimpan misteri sejarah sebagai cikal bakal berdirinya kerajaan-kerajaan besar Jawa seperti Tumapel, Kanjuruhan, Kediri, Majapahit, Mataram dan Demak. Sedangkan di masa kolonial, Kota Malang dibangun dengan pola tata ruang kota terbaik dan sering dijuluki ‘Zwitserland van Java’ karena kondisi alamnya yang indah. Di samping itu, iklim Malang yang sejuk dan lingkunganya bersih pun membuat Malang Nampak bagaikan kota “Paris”-nyaJawaTimur.

Yang takkalah terkenal dan sering menjadi pembicaraan bagi warga asli Malang atau pendatang adalah aktifitas olahraganya, Kota Malang memiliki klub sepekbola PERSEMA yang berpusat di Stadion Gajayana Malang dan AREMA CRONOS yang berpusat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Kedua klub tersebut menjadi pembicaraan setiap hari oleh warga Malang, dukungan setiap laga yang di lakoni kedua klub tersebut tak pernah sepi dari warga malang maupun pendatang yang fans terhadap kedua klub tersebut.

Kera ngalam, oyi, libom, ngalup, nakam dan sam. Jikalau bukan warga Malang asli ataupun yang pernah berkunjung tentunya takan tahu maksut dari kata itu. Bahasa “Wali’an”, inilah cirri khas Kota Malang. Bahasa yang biasa digunakan oleh warga Malang ini dapat diketahui artinya dengan cara membalik huruf belakang. Kera ngalam berarti arek malang atau anak malang. Bahasa wali’an ini biasa digunakan kepada teman sebaya atau teman akrab warga Malang untuk bertukar sapa dan komunikasi. Meski terkesan aneh dan lucu, bahasa wali’an menjadi citra diri warga Malang untuk lebih erat dalam gotong royong dan seduluran.