Candi Sumberawan, Taman Surga Kerajaan Singhasari

Candi Sumberawan. (Foto: Wikipedia)
Candi Sumberawan. (Foto: Wikipedia)

Singosari, MALANG DAILY ** Anda pernah mendengar atau berkunjung ke Candi Sumberawan. Ia tepatnya berada di kaki Gunung Arjuna pada ketinggian 650 mdpl, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dalam prasasti Nagarakretagama disebutkan bahwa Candi Sumberawan diidentifikasikan sebagai Kasurangganan atau Taman Surga Nimfa dan telah dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk dari Majapahit pada 1359.

Dari bentuk-bentuk yang tertulis pada bagian batur dan dagoba (stupa) dapat diperkirakan bahwa bangunan Candi Sumberawan didirikan sekitar abad 14 sampai 15 Masehi, yaitu pada periode Majapahit.

Candi Sumberawan pertama kali ditemukan tahun 1904. Pada 1937, diadakan pemugaran oleh Pemerintah Hindia Belanda yang dipimpin oleh Jawatan Purbakala, Van Romondt, di bagian kaki candi. Candi ini merupakan satu-satunya candi berbentuk stupa di Jawa Timur.

Uniknya, Candi Sumberawan tidak memiliki tangga naik ruangan di dalam yang biasanya digunakan untuk menyimpan benda-benda sakral dan suci. Jadi, hanya bentuk luarnya yang berupa stupa. Diperkirakan candi dahulu memang didirikan untuk pemujaan. Suasana yang sarat magis di sekitar candi menjadikan tempat ini cocok untuk melakukan meditasi dan tempat ritual.

Di sekitar lokasi candi juga terdapat bangunan yang digunakan para pelaku spiritual untuk bermalam. Ada dua bilik kamar yang di depannya memancar air dari mulut patung naga yang tak pernah berhenti. Ssbelah barat candi terdapat lokasi sumber mata air yang keluar dari bawah arca kura-kura yang digunakan sebagai tempat bersuci. Lokasi-lokasi ini juga tak pernah sepi akan sesajen maupun semerbak aroma dupa.

Dirilis Pemerintah Kabupaten Malang, mengunjungi Candi Sumberawan tidak hanya memberikan sedikit potret mengenai sejarah masa lalu Jawa pada era Hindu-Buddha, melainkan sebuah pengalaman spiritual di mana kedamaian dan keindahan alam merupakan perpaduan yang mengiringi kehidupan fisik dan ruhani manusia.

Taman Surga tersebut merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singhasari yang dulunya digunakan oleh umat Buddha, sehingga lokasinya berjarak tak jauh dari Candi Singhasari, hanya sekitar 6 kilometer.

Untuk mengunjungi Taman Surga itu, pengunjung bisa menggunakan sepeda motor maupun mobil, lalu memarkirnya di tempat parkir warung, sekitar lokasi candi. Apabila pengunjung hendak ke lokasi candi, Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar 200 meter dari warung tersebut.