Pemkot Jalin Kerja Sama dengan USAID

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bekerja sama dengan USAID (United States Agency for International Development) mengadakan visioning workshop untuk program air minum, sanitasi, dan hygiene yang bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Malang, belum lama ini. (SUmber: Pemkot Malang).

Klojen, MALANGDAILY.COM ** Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bekerja sama dengan USAID (United States Agency for International Development) di bawah Program USAID IUWASH PLUS (Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene) mengadakan visioning workshop untuk program air minum, sanitasi, dan hygiene yang bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Malang, belum lama ini.

Dilansir dari situs pemerintah Kota Malang, Kegiatan tersebut diikuti 61 orang yang terdiri dari jajaran pejabat Pemkot Malang dan perwakilan USAID. Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan pencapaian program universal akses 100-0-100 di tahun 2019 merupakan konsep pembangunan yang diinisiasi pemerintah pusat.

Menurutnya program tersebut harus dicapai sebab sudah ditetapkan pada RPJMN 2015-2019 pada pembangunan sektor air minum dan sanitasi serta perlunya komitmen untuk hal tersebut.

Di dalam Peraturan Wali Kota Malang no. 30 tahun 2015 tentang Penyempurnaan Indikator Kinerja Daerah Kota Malang tahun 2013-2018 telah mencantumkan penanganan kumuh dan akses universal dalam indikator kinerja misi pembangunan keempat.

Di antaranya dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur dan daya dukung kota yang terpadu dan berkelanjutan, tertib penataan ruang serta berwawasan lingkungan.

Kerja sama antara Pemkot Malang dan USAID IUWASH PLUS diharapkan bisa mendukung program pemerintah untuk memastikan adanya ketersediaan air baku yang berkelanjutan untuk memenuhi cakupan 100 persen layanan air minum kepada masyarakat.

Begitu pula dengan sektor sanitasi yang memerlukan sistem pengelolaan air limbah domestik yang aman terhadap lingkungan. Dengan begitu kualitas layanan dasar dapat sesuai dengan yang ditargetkan oleh Sustainable Development Goal’s (SDG’s) di tahun 2030.

Wakil Direktur USAID Indonesia, Ryan Washburn, mengatakan USAID memberikan bantuan teknis ke beberapa negara, terutama di tingkat nasional dan di tingkat daerah. Salah satunya yang dilakukan di Kota Malang di sektor air dan sanitasi.

“Kami ingin mencapai target  bantuan tersebut satu juta orang dan untuk pasokan air bersih dan sanitasi yang lebih baik untuk 500 ribu orang. Karena air bersih dan sanitasi yang ramah lingkungan adalah kebutuhan yang mendasar untuk kesehatan yang baik dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan,” kata Ryan seperti dikutip oleh situs yang sama.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Sidang Balai Kota Malang itu lalu dilanjutkan dengan penandatanganan partnership agreement antara Pemkot Malang dengan USAID IUWASH PLUS tentang pembangunan sektor air minum dan sanitasi di Kota Malang. Selain itu juga dilakukan penandatanganan komitmen pencapaian target akses universal 100-0-100 tahun 2019.