Tingkatkan Kesejahteraan Melalui Koperasi

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Kota Malang, Herman Suryo Kumolo saat mengisi workshop Perkembangan Kelembagaan Koperasi yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang yang diselenggarakan di Hotel Montana. (Sumber: Pemkot Malang)

Klojen, MALANGDAILY.COM ** Pemerintah Kota Malang serius membangun dan memajukan koperasi. Untuk mendukung keseriusan tersebut berbagai kegiatan terus dilakukan, termasuk dengan menggelar workshop Perkembangan Kelembagaan Koperasi yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini semakin memupuk semangat untuk berkoperasi di Kota Malang dengan mengembalikan roh gerakan koperasi untuk menyejahterakan anggota,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang Dra. Tri Widyani P seperti dikutip dari laman Pemkot Malang.

Workshop yang diselenggarakan di Hotel Montana beberapa waktu lalu tersebut juga dihadiri oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Kota Malang, Herman Suryo Kumolo. Terkait kesejahteraan anggota yang menjadi roh gerakan koperasi, Herman mengatakan jika membentuk koperasi tujuannya hanya untuk mengejar keuntungan semata, koperasi itu akan kehilangan rohnya.

“Dari kenyataan itu, seyogyanya koperasi harus memiliki visi yang sama, tidak hanya sekedar kumpulan dari orang-orang,” terang Herman.

Lebih lanjut Herman menyampaikan jika koperasi tidak hanya kumpulan orang akan tetapi merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki masalah dan tujuan yang sama untuk mengatasi kesulitan.

“Seperti koperasi yang ada di Manchester United, awalnya dibangun oleh orang-orang yang memiliki masalah yang sama karena jauhnya tempat tinggal dengan kota,” carita Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Kota Malang

Menurutnya kesamaan dapat menumbuhkan kegotongroyongan untuk dapat mengatasi permasalah yang sedang dihadapi. Sehingga anggota bisa merasakan manfaat dari keberadaan koperasi yang sangat menguntungkan dalam bentuk kesejahteraan.

“Koperasi tidak boleh hanya mengejar keuntungan semata. Lebih penting adalah bagaimana bisa melayani,” jelas Herman.

Selain roh koperasi yang harus bisa mensejahterakan anggotanya, dalam kesempatan ini Herman juga membahas tentang koperasi di Indonesia yang meski dari segi jumlah terus bertambah, namun keberadaannya masih jauh dari soko guru perekonomian.