Pemkab Malang Menuju Transaksi Non Tunai

Kamis (19/10/2017) lalu telah dilakukan sosialisasi implementasi transaksi non tunai pada Pemkab Malang di Hotel Malang, Karanglo, Singosari. (Sumber: Pemkab Malang).

Singosari, MALANGDAILY.COM ** Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam waktu dekat akan menerapkan transaksi non tunai. Masa uji coba pelaksanaan program tersebut dilakukan pada November hingga Desember tahun ini.

Dilansir dari Situs resmi Pemkab Malang, pada Kamis (19/10/2017) lalu telah dilakukan sosialisasi implementasi transaksi non tunai pada Pemkab Malang di Hotel Malang, Karanglo, Singosari.

Acara yang dibuka oleh Wakil Bupati Malang, Sanusi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Ira Hayatunnisa, perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI, Pimpinan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Malang, Camat serta para peserta perwakilan dari OPD di Lingkungan Pemkab Malang.

Disampaikan, tujuan dari penerapan transaksi non tunai tersebut adalah untuk menuju pengelolaan keuangan yang lebih sehat. Dikatakan Wakil Bupati, hingga saat ini meskipun perbaikan di setiap level penyelenggaraan negara terus diupayakan, namun pada kenyataannya praktek penyelewengan anggaran masih cukup tinggi.

“Tak pelak hal ini membawa konsekuensi semakin tingginya tuntutan dari masyarakat yang mengharapkan keterbukaan dan kemudahan akses untuk mengontrol jalannya pemasukan maupun penggunaan APBN dan APBD,” katanya seperti dikutip situs tersebut.

Menurutnya, untuk merespons tuntutan tersebut, salah satu langkah yang harus ditempuh adalah melalui pencanangan penerapan transaksi non tunai dalam proses penyelenggaraan pemerintahan.

Sanusi pun mengimbau kepada seluruh perangkat daerah untuk mulai membiasakan diri melaksanakan transaksi penerimaan dan pengeluaran secara non tunai. Transaksi non tunai di Kabupaten Malang akan dilaksanakan secara bertahap, diawali dengan melakukan pembatasan penggunaan uang tunai yang akan dituangkan dalam bentuk Instruksi Bupati Malang.

Disampaikan, pada bulan November dan Desember 2017 ditetapkan sebagai masa uji coba pelaksanaan transaksi non tunai.

“Kemudian nanti diikuti dengan evaluasi secara bersama-sama, termasuk melibatkan Bank Jatim untuk kesiapan pelaksanaannya, sehingga diharapkan paling lambat pada tanggal 1 Januari 2018 transaksi non tunai di lingkungan Pemkab Malang sudah dapat diterapakan,” lanjutnya.

Sanusi mengharapkan komitmen dari semua pihak baik dari DPRD Kabupaten Malang, Kepala Perangkat Daerah, seluruh pegawai Pemkab Malang hingga pihak perbankan untuk terus berpartisipasi aktif.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Sri Meicharini, menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan sosialisasi adalah memfasilitasi upaya peningkatan pemahaman dan penyamaan persepsi terhadap ketentuan yang terkait dengan implementasi transaksi non tunai.