H.M. Sanusi Sambut Baik Audiensi Peserta Didik Sespimmen Sespim Polri

Bupati Malang, HM Sanusi, pimpin rapat audiensi dari Peserta Didik Sespimmen Sespim Polri Dikreg ke-59 TA 2019. (Foto: Pemkab Malang)

Kepanjen, Malang- Peserta Didik Sespimmen Sespim Polri Dikreg ke-59 TA 2019 melakukan audiensi dengan pemerintah Kabupaten Malag. Berlangsung, Senin (21/10) siang audiensi kali ini disambut langsung oleh Bupati Malang, H.M. Sanusi.

Bupati Malang, menerima 20 orang Peserta Didik Sespimmen Sespim Polri Dikreg ke-59 TA 2019 yang didampingi langsung Kombes Ali Absar dan Kombes Rony dari Sespim Polri. Audiensi kali ini berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Malang.

Beliau mengaku suatu kehormatan menerima kunjungan tersebut sekaligus berterima kasih atas dipilihnya Kabupaten Malang sebagai lokasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

“Hal inilah yang secara serius dimanfaatkan Pemkab Malang, guna mendorong percepatan pembangunan daerah, dengan menggali sektor pariwisata sebagai katalis pembangunan. Sebagai bagian strategi pembangunan bidang pariwisata, Pemkab Malang mengelola berbagai keunggulan destinasi wisata yang dikenal dengan Five Paradise Kabupaten Malang,” terang Bupati dalam arahannya.

Bupati memperkenalkan tentang Kabupaten Malang. Sebagai daerah dengan letak geografis yang strategis dan kondisi topografi yang lengkap, Kabupaten Malang merupakan kawasan dengan potensi pariwisata sangat bagus. Belum lagi, didukung dengan latar belakang sejarah bahwa Kabupaten Malang merupakan pusat dari beberapa kerajaan besar nusantara di masa lampau. Maka selain potensi alam, wilayah ini menyimpan potensi besar di bidang kebudayaan dan religi.

Daya Tarik Wisata Kabupaten Malang

Five Paradise Kabupaten Malang  yang dimaksud HM Sanusi adalah Daya Tarik Wisata Alam, diantaranya adalah Pantai Tiga Warna, Pantai Batu Bengkung, dan Banyu Anjlok; Wisata Buatan, diantaranya adalah Waduk Selorejo, Lembah Tumpang, dan 22 Desa Wisata ; Wisata Budaya berupa Candi, situs warisan sejarah, dan kerajinan seperti Topeng Malangan; Wisata Minat Khusus, diantaranya Paralayang di Pantai Modangan, dan Surfing di Pantai Bowele; dan Ekowisata, seperti Kebun Teh Wonosari dan Kebun Kopi di Kecamatan Dampit.

Terkait dengan kunjungan ini, Bupati juga menyampaikan, Pemkab Malang sangat menyambut positif adanya kegiatan yang melibatkan lintas sektoral semacam ini. Hal ini mengingat bahwa dalam melaksanakan pembangunan, peran tiga pilar, yaitu Pemerintah, Polri dan TNI memegang peranan kunci.

“Alhamdulillah antara pejabat Forkopinda yang ada di Kabupaten Malang, tidak ada batasan. Semuanya kompak bersama melangkah untuk kepentingan melayani masyarakat Kabupaten Malang. Semisal, kami bersama Kapolres Malang, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu dan lainnya, berangkat pantau penangangan kebakaran hutan di Gunung Arjuno. Tengah malam, dari komunikasi lewat handphone, kami juga bersama pantau penanganan kebakaran Pasar Lawang, hingga jelang Shubuh,” terang Pak Sanusi.

Bagi Pemerintah Kabupaten Malang, Polri merupakan mitra utama, sekaligus unsur lembaga negara yang menjadi pelopor kesuksesan pembangunan. Karena, tanpa totalitas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketenteraman daerah, maka mustahil pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.