Diskopindag Kota Malang Dorong UMKM Miliki Legalitas

Kadiskopindag Kota Malang, Wahyu Setianto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Legalitas Usaha Perdagangan. (Foto: Pemkot Malang)

Klojen Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang terus dukung UMKM untuk memiliki legalitas usaha. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Diskopindag Kota Malang, Wahyu Setianto, Kamis (13/2/2020).

“Usaha kecil biasanya sulit berkembang karena belum adanya legalitas. Melalui kegiatan ini kami ingin membantu usaha kecil di Kota Malang bisa semakin berkembang,” jelas Wahyu, Kamis (13/2).

Hal ini disampaikan Wahyu saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Legalitas Usaha Perdagangan di Hotel Pelangi Kota Malang, yang diadakan oleh Diskopindag.

Menurutnya lagi, dari pengalaman selama ini, daya saing UMKM sering kalah karena belum memiliki legalitas. Kegiatan ini diharapkan akan membantu para pelaku usaha di Kota Malang dapat lebih berkembang.

Beberapa narasumber yang mengisi kegiatan ini merupakan narasumber ahli. Wahyu yakin para peserta kegiatan jadi semakin tahu dan paham apa yang harus dilakukan untuk mengurus legalitas. Pasalnya masih banyak anggapan selama ini sulit untuk mengurus legalitas.

“Jika kesulitan untuk mengurus legalitas ataupun ada kesulitan lain dalam hal untuk mengembangkan usaha, kami siap membantu,” ucap Wahyu kepada peserta kegiatan.

Kembangkan UMKM

Kabid Perdagangan Dinas Kopindag Kota Malang, Sapto Wibowo, mengatakan kegiatan ini mengundang narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Malang serta Disnaker-PMPTSP agar peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru yang sangat berguna.

“Jangan sampai setelah mengikuti kegiatan pengetahuan yang diperoleh berlalu begitu saja,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Koperasi dan UKM telah menyiapkan program-program strategis untuk memastikan terjadi percepatan pengembangan koperasi dan UMKM.

Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk melakukan pengarusutamaan koperasi dan UKM dalam pembangunan ekonomi nasional lima tahun ke depan.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pihaknya menyiapkan tiga pilar strategi nasional pengembangan KUMKM yang disusun dalam enam program strategis. Antara lain, Perluasan akses pasar, meningkatkan daya saing produk dan jasa, dan pengembangan kapasitas dan manajemen SDM usaha.

“Kemudian, akselerasi pembiayaan dan investasi; Kemudahan dan kesempatan berusaha; dan Koordinasi lintas sector,” kata Teten, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Add Comment